Kalau generasi sekarang kenal Shopee dan Tokopedia, generasi 2000-an awal punya jagoan sendiri: Bekas.com. Jauh sebelum istilah marketplace populer, sejarah Bekas.com mencatat situs ini sebagai pelopor jual beli online di Indonesia. Bagi pemain toko komputer dan elektronik, tidak kenal Bekas.com berarti kudet.
Lalu kemana situs legendaris ini? Kenapa hilang? Berikut rangkuman lengkap sejarah Bekas.com dari lahir hingga runtuh.
Sejarah Berdirinya Bekas.com: Lahir di Surabaya Tahun 1999
Sejarah Bekas.com dimulai lebih tua dari kebanyakan marketplace yang kamu kenal sekarang. Berdasarkan data WHOIS yang dicatat dalam arsip Sejarah Internet Indonesia, domain BEKAS.COM dibuat pada 19 Maret 1999.
Registrant tercatat adalah megadata atas nama Risiyanto Budi beralamat di Petemon Timur, Surabaya. Tampaknya bekas.com telah hidup mulai tahun 1999 berawal dari kota Surabaya.
Dalam catatan Onno W. Purbo, Bekas.com dikategorikan sebagai DOTCOM yang termasuk baik dan cukup terstruktur untuk menjual barang-barang bekas, beberapa saingannya seperti iklanbaris tampaknya tidak sebaik bekas.com. Di era di mana internet masih pakai dial-up Telkomnet Instan, konsep Bekas.com sudah sangat maju: iklan baris online gratis untuk barang bekas.
Tahun-Tahun Kejayaan Bekas.com: Raja Iklan Baris Nomor 1
Tahun-tahun kejayaan Bekas.com terjadi di era 2000 hingga 2006. Di masa keemasan dotcom, Bekas.com menjadi alternatif wadah mengais rejeki di internet bersama Kaskus dan Facebook awal.
Bagi pemain lama dari toko komputer, laptop dan segala jenis elektronik di era tahun 2000 an siapa yang tidak kenal bekas.com yang merupakan iklan baris nomor 1 di indonesia yang sangat ramai sekali untuk post jual beli barang di internet dengan pembeli yang cepat.
Cara kerjanya sederhana tapi efektif. Penjual posting iklan dengan deskripsi barang, harga, dan nomor HP. Pembeli hubungi via SMS atau telepon, lalu COD di toko atau di rumah. Belum ada sistem keranjang, payment gateway, atau ongkir otomatis. Penipu menjadi momok dalam penjualan barang bekas, tampak beberapa warning dan peringatan disampaikan oleh pengurus bekas.com di homepage mereka.
Di masa itu, Bekas.com adalah surga bagi pemburu barang second: komputer rakitan, VGA card, handphone Nokia, motor bekas, hingga spare part. Trafiknya luar biasa karena belum ada saingan sepadan.
Pesaing di Era Kejayaan Bekas.com: Dotcom Berguguran
Sejarah Bekas.com tidak lepas dari persaingan dotcom Indonesia. Beberapa dotcom Indonesia menoreh sejarah yang pahit dan berguguran antara lain lipposhop.com, lippostar.com.
Lipposhop.com tumbang pada Agustus 2001 dan berhenti melayani B2C karena penggunaan internet perorangan masih rendah. Lippostar.com menyusul tutup November 2002. Astaga.com yang launching besar-besaran di hotel mewah Kemang pada 1999 dengan modal Rp56 miliar pun harus mengencangkan ikat pinggang.

Di tengah badai tersebut, Bekas.com termasuk yang survive. Karena modelnya ringan — hanya iklan baris, tidak perlu gudang dan logistik — biaya operasionalnya kecil. Inilah yang membuatnya bertahan lebih lama dari portal-portal bermodal besar.
>>> Runtuhnya Bukalapak: Sejarahnya Hingga Tutup 2025
Penyebab Runtuhnya Bekas.com dan Hilangnya Dominasi
Penyebab runtuhnya Bekas.com bukan karena bangkrut mendadak, tapi karena kalah inovasi dan modal.
Mulai 2005, lahir pesaing baru yang jauh lebih modern: Tokobagus.com (2005), Kaskus FJB, dan Berniaga.com. Tokobagus yang kemudian merger menjadi OLX datang dengan tampilan lebih user-friendly, fitur pencarian per kategori yang lebih baik, dan didukung modal besar dari investor asing.
Bekas.com sempat mencoba bangkit. Kini hadir dengan tampilan baru dimana tidak kalah jauh dari tampilan marketplace lainnya, juga ada fitur pencarian per lokasi provinsi, kodya, dan kabupatennya, mirip dengan OLX. Situs ini juga diklaim cepat load dan tampilan view di smartphone sudah lebih baik.
Harapannya, Bekas.com akan kembali berjaya seperti era tahun 2000an. Namun upaya itu terlambat. Pasar sudah dikuasai pemain dengan fitur rekber (rekening bersama), sistem rating, dan aplikasi Android/iOS. Bekas.com yang masih mengandalkan iklan baris klasik tanpa sistem keamanan transaksi perlahan ditinggalkan.
Faktor lain adalah pergeseran perilaku. Generasi baru ingin checkout langsung, bukan SMS-an dulu. Bekas.com tidak bertransformasi menjadi marketplace transaksional seperti Tokopedia (2009) dan Bukalapak (2010) yang datang setelahnya.
Warisan Sejarah Bekas.com Untuk E-Commerce Indonesia
Meski hari ini domain Bekas.com sudah tidak aktif sebagai raksasa, warisan sejarah Bekas.com sangat besar.
Bekas.com membuktikan bahwa orang Indonesia mau jual beli online sejak tahun 1999, bahkan sebelum internet merata. Ia menjadi cikal bakal budaya jual beli bekas online yang sekarang dilanjutkan oleh OLX, Facebook Marketplace, dan Carousel.
Bagi pelaku usaha komputer di Mangga Dua, WTC Surabaya, atau Glodok, Bekas.com adalah sekolah pertama belajar copywriting jualan online: judul harus singkat, deskripsi jujur minusnya, dan wajib cantumkan “nego tipis” atau “no minus”.
Runtuhnya Bekas.com menjadi pelajaran klasik: di dunia digital, menjadi yang pertama tidak menjamin menjadi pemenang. Tanpa inovasi fitur, keamanan transaksi, dan aplikasi mobile, pelopor pun bisa dilupakan.
Jika kamu sempat merasakan jualan di Bekas.com tahun 2003-2008, kamu adalah saksi hidup sejarah e-commerce Indonesia generasi pertama.



